Aku hanyalah wanita biasa, tidak cantik yah jujur kadang aku terlihat cantik walaupun gak cantik-cantik banget seperti artis-artis gitu, tapi kadang aku juga merasa jelek, jelek sekali. Aku orangnya memang mudah jatuh cinta, tapi sekali untuk melupakan seseorang itu sangat sulit. Aku membutuhkan waktu yang lama untuk bisa melupakan seseorang yang aku suka, apalagi kalau dia pernah menjadi milikku. Ini berawal ketika aku duduk di kelas XII. AKu tidak percaya bahwa cinta yang menyakitkan itu akan menghampiriku Cinta yang selama ini aku inginkan Cinta yang menuju kebencian Sekitar bulan Maret yang lalu teman SMPku mengechat diriku, yah waktu itu aku sedang ada Ujian tryout gitu kalau gak salah, dia Tanya kode berapa dan blablabla… Setelah beberapa hari chatingan lewat FB lalu temanku minta nomor hpku tepat tanggal 15. Tanggal 16 dia baru kirim pesan. Lalu kami saling smsan hampir setiap hari dia sms aku, waktu itu aku heran tapi aku cuek yah hanya menganggap teman gak lebih. Selang beberapa lama, lama-lama aku memiliki perasaan yang aneh padanya, dulu aku cuek tapi lama-lama tidak. Lama-lama perasaan itu semakin aneh, aku suka sekali smsan dengannya lalu tertawa sendiri, dan pada akhirnya aku sadar bahwa aku memiliki perasaan pada UZHA. Yah teman SMPku itu telah membuatku jatuh cinta. Selama ini cintaku tak pernah terbalas Sejak aku SD, SMP bahkan sampai SMA Aku sadar itu dan aku tidak terlalu berharap lebih pada uzha Karena pada akhirnya pasti cintaku takkan terbalas lagi Tapi ternyata aku keliru.. Tuhan memiliki rencana yang lain untukku Kami semakin dekat, dia selalu kerumahku, minjam buku dan dia juga mengajakku olahraga bareng. Ketika aku keluar berdua dengannya aku ngerasa salting dan hatiku tak pernah tenang. Ini membuatku sakit, karena aku ngerasa dia memberiku sebuah harapan tapi harapan itu hanyalah sebuah harapan kosong. Aku tlah lama menunggu dia untuk mengatakan cinta padaku, tapi itu tak kunjung dia ucapkan, aku sedih, aku sudah tak kuat menahan perasaan ini, tapi aku takut untuk mengutarakan perasaan ini. Biarlah perasaan ini kupendam saja Cukup aku dan Tuhan yang tau Seperti biasanya, jika aku menyukai seseorang aku hanya bisa memendamnya, karena aku terlalu takut untuk mengutarakannya. Yah aku hanyalah gadis pemalu Ketika cinta itu datang, aku hanya bisa memandanginya Aku tak memiliki cukup keberanian untuk memilikinya Aku hanya bisa bahagia ketika orang yang aku sukai tlah memiliki pujaan hatinya Tapi disini.. Hatiku menangis Tanggal 27 April 2013, saat itu banyak sekali bintang. Bintang yang sangat indah, tiba-tiba air mataku keluar entah kenapa aku merindukan sosok uzha dihatiku Aku tidak bisa mengendalikan perasaanku, aku menangis aku menangis karena merindukannya Lalu aku berharap pada bintang yang ada di langit Bintang bantu aku untuk bisa menyampaikan perasaanku ini padanya Keajaiban Yah Tuhan mengabulkan permintaanku Aku sangat senang, sampai tak tau harus bilang apa Ini pertama kalinya cintaku terbalas Tepat tanggal 30 April 2013 akhirnya uzha nembak aku, dia mengajak pacaran aku senang sekali. Banyak sekali kenangan yang tlah aku lalui dengannya, hingga sesuatu yang tidak aku inginkanpun terjadi. Tanggal 29 Mei 2013 adalah terakhir kalinya aku bertemu dengannya, karena dia akan ke Malang. Aku sedih, semenjak saat itu hubungan kami mulai renggang, pikiranku mulai kacau. Aku selalu memimpikan uzha dengan Irma. Dia adalah wanita yang cantik dan pintar Kalau dibandingkan dengannya aku bukan apa-apa Ternyata Tuhan telah memberiku petunjuk Petunjuk yang tidak aku sadari Dan aku baru paham ketika aku mulai cekcok dengannya Aku tidak bisa focus belajar hanya karena uzha, aku selalu memikirkannya hingga akhirnya aku gagal pada tes. Yah putus dan gagal tes membuatku sangat tertekan, membuatku frustasi, aku hanya bisa menangis. Menangis karena harus bisa menerima jalan ini, dan menangis karena tau bahwa uzha balikan sama Irma. Secepat itukah kau melupakan aku? Secepat itukah kau membuangku? Secepat itukah kau mendapat kekasih? Padahal baru sehari putus kau langsung balikan dengan Irma Hatiku sakit sekali, setiap malam aku selalu menangis selalu memeluk boneka yang pernah kau berikan. Sesakit inikah perempuan yang sedang patah hati? Selama ini aku selalu patah hati tapi patah hati yang satu ini berbeda dengan patah hatiku yang lainnya. Ini sangat menyakitkan, sakit sekali Sudah 3 bulan semenjak kejadian itu, kejadian yang tidak pernah aku bayangkan. Sampai saat ini pun aku sulit untuk bisa melupakanmu Yah kadang perasaan itu hilang kadang datang lagi Dulu aku berusaha melupakan semua kenangan yang pernah kamu berikan untukku Kenangan yang saat ini membuatku sakit hati Kenangan yang membuatku saat ini benci Tapi ketika aku bisa melupakannya, aku berusaha untuk bisa mengingatnya lagi Mengingat setiap kejadian yang pernah kita alami Ketika aku tertawa, tersenyum, malu dan menangis Semuanya aku berusaha untuk bisa mengingatnya, tapi aku sadar bahwa kenangan yang aku ingat2 itu takkan pernah terulang dan takkan pernah kembali kepadaku Aku sangat mencintaimu Kau yang tlah ajarkan aku arti cinta Kau juga yang ajarkan aku untuk bisa mencintaimu Kau yang membuatku takut kehilangan akan cinta yang kita miliki Tapi mengapa ketika aku mencintaimu, kau pergi? Salahkah aku mencintaimu? Salahkah aku mencoba untuk membuka hatimu? Sungguh aku tak menyangka bahwa kisah cintaku akan berakhir seperti ini Cinta pertamaku hanya mempermainkan perasaan yang aku miliki ini Sungguh sakit dan sesak Kau tau? Dulu aku pernah berjanji pada Tuhan Janjiku itu adalah “ Tuhan jika aku bisa mendapatkan orang yang aku suka, aku janji akan berusaha untuk bisa setia padanya, aku akan berusaha untuk tidak mengecewakan dia, aku akan berusaha membuat dia bahagia “ Yah janji ini yang tau hanya aku dan Tuhan. Tapi ternyata Tuhan tlah memberiku jalan, uzha yang selama ini aku banggakan yang selama ini aku cinta telah mengkhianati cintaku ini. Dia orang yang aku cinta, dia juga yang selalu buat aku bahagia. Tapi kini dia hanyalah seseorang yang aku benci, dia juga yang selalu buat aku menangis. Semenjak itu aku tak pernah percaya lagi sama yang namanya laki-laki Aku tidak percaya lagi sama yang namanya cinta yang bahagia Aku tidak ingin pacaran-pacaran lagi Itu semua hanya akan menghancurkanku saja Ketika aku mengenal cinta Mataku telah dibutakan olehnya Aku hanya selalu memandang sosoknya Walaupun ada yang lebih baik darinya Aku pasti hanya akan memilih dia Itulah mengapa cinta itu disebut buta LOVE and HURT