skip to main |
skip to sidebar
Aku bukanlah wanita yang sempurna, aku tidaklah seperti yang kau katakan. Aku hanya gadis kecil yang bisanya menangis, lari dari masalah, kecil, tidak bisa apa-apa. Mungkin aku bisa disamakan seperti nobita. Aku akui aku egois, tapi tahukan kau ketika aku mencintai seseorang aku tidak akan main-main, ketika aku menyayangi seseorang aku tidak main-main, aku mudah tersentuh orangnya. Mungkin aku emang wanita yang malas, cuek dak tidak begitu peduli, sedangkan kamu? Kamu selalu memperdulikan aku, mengkawatirkan aku, kau tunjukkan caramu mencintaiku, kau rela berkorban hanya untuk menunjukkan cintamu.
Aku emanglah bukan gadis yang manidiri, selali tergantung oleh orang lain, selalu membuat orang lain kawatir. Aku gak ingin orang-orang yang kusayangi sedih karena mengkawatirkan aku, jadi aku berusaha mandiri, aku berusaha melakukan semua sendiri walaupun aku telah memilikimu.
Kau adalah orang yang aku cinta, aku juga sangat mengkawatirkan akan kondisimu, maka dari itu aku gak ingin merepotkanmu.
Aku hanya takut sesuatu terjadi padamu, salahkah aku mencoba mandiri?
Ini adalah pertama kalinya aku mencoba merayakan ultah seorang cowok,kamu tahu aku seperti orang bodoh? Tidur malam selama 3 hari hanya karena mencari tahu kejutan apa yang bakal aku lakukan, 3 hari aku rela hujan-hujannan hanya untuk ultahmu. Ini adalah pertama kalinya aku rela berjuang melakukan sesuatu. Aku kira ini bisa membuat hubungan kita menjadi baik seperti dulu, tapi sepertinya tidak.